Pada blog/website yang menggunakan WordPress, entah itu WordPress.com atau WordPress.org keduanya memiliki fitur post dan page. Kadangkala ada yang bertanya tentang post dan page ini dan adapula yang menganggapnya sama. Meskipun keduanya sama-sama berupa halaman yang berisi artikel, namun post dan page ini sangat berbeda penggunaannya.
Pengertian Post dan Page pada WordPress
1. Pengertian Post
Post, atau sering disebut postingan oleh orang Indonesia, adalah suatu halaman artikel yang selalu update dan biasanya jumlahnya lebih banyak daripada page (khusus untuk website kategori blog, news, atau portal). Post secara default akan muncul di halaman pertama (home), dan tertata sesuai tanggal posting yaitu artikel terakhir (terbaru) muncul paling atas. Jadi intinya adalah, posting lebih sering bertambah seiring bertambahnya umur suatu blog (dengan catatan blog secara aktif diupdate terus). Selain itu posting sangat sensitif pada waktu publikasi, serta tersimpan pada halaman arsip (archives) WordPress. Posting yang lebih lama akan terkubur lebih jauh di halaman arsip, ditumpuk oleh posting-posting terbaru.
2. Pengertian Page
Lain halnya dengan page. Page pada WordPress tidak terpengaruh dengan tanggal publikasi karena page akan berupa link yang terdapat pada tombol-tombol navigasi website berbasis WordPress dan akan terus muncul sesuai kehendak sang empunya blog. Meskipun Anda juga bisa menambah page berapapun yang Anda mau, namun itu tidak mempengaruhi halaman arsip dan tidak akan terkubur dalam website Anda. Contoh penggunaan page adalah untuk membuat halaman About, Contact Us, Servis, dan sebagainya.
Pada penggunaan page, WordPress mampu membuat link page berdasarkan hierarki. Maksudnya jika Anda membuat page dengan judul About yang merupakan parent page, kemudian contact us merupakan anak (child page) dari About page, maka pretty permalink dari page tersebut adalah www.blogmu.com/about/contact-us. Sebagai contoh untuk DiWordPress.com, Anda bisa melihat tombol-tombol navigasi diatas blog ini merupakan link untuk beberapa page disini. Terdiri atas About (parent page), Tentang Subkhan (child page 1), dan Hubungi Kami (child page 2).
Biasanya page lebih banyak digunakan pada website penjualan atau web company profile yang menggunakan WordPress. Bisa kebayang tidak apabila halaman “Service” pada sebuah website penjualan menggunakan post? Pasti nanti akan terkubur oleh artikel baru sehingga susah bagi pengunjung untuk menemukannya kecuali dengan memasang banner yang menonjol!
Oke, sampai disini apakah sudah jelas tentang pengertian dan perbedaan antara post dan page pada WordPress? Apabila kurang jelas, silakan tanyakan di comment form ya? Salam blogger Indonesia!
Kata kunci untuk menemukan artikel ini:
pengertian POST, perbedaan post dan page pada wordpress, apa beda antara post dgn page pd wordpress, perbedaan post dan page, perbedaan post dan page di wordpress, BEDA POST DAN PAGE DI WORDPRESS, membuat page di web wp, perbedaan post dan pages, perbedaan post dengan page di wordpress, menambah page wordpressArtikel yang "mungkin" berhubungan:


{ 2 comments… read them below or add one }
masih ada yang belum jelas
antara post dan page, siapa yang memiliki pengaruh besar akan seo?
Kalau soal SEO, menurut saya pribadi sih, menurut pengalaman juga, page lebih kuat SEO-nya mas. Apalagi kalau disupport link dari banyak post. But who knows?